Kamis, 20 Maret 2014

7 Karakter Yang Allah Benci

1. Ja’dzari keras lagi sombong (suka menghina)
2. Jawwadz: rakus lagi pelit
3. Suka teriak di pasar karena rebutan hak
4. Bangkai di malam hari, karena tidur sampai pagi
5. Keledai di siang hari, karena yang dipikirkan hanya makan
6. Pinter masalah dunia
7. Bodoh masalah akhirat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ يُبْغِضُ كُلَّ جَعْظَرِيٍّ جَوَّاظٍ سَخَّابٍ بِالْأَسْوَاقِ جِيفَةٍ بِاللَّيْلِ حِمَارٍ بِالنَّهَارِ عَالِمٍ بِأَمْرِ الدُّنْيَا جَاهِلٍ بِأَمْرِ الْآخِرَةِ 

Allah sangat membenci orang Ja’dzari, Jawwadz, suka teriak di pasar, bangkai di malam hari, keledai di siang hari, pinter masalah dunia, dan bodoh masalah akhirat. (HR. Ibnu Hibban 72 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth)

Rabu, 19 Maret 2014

9 Manfaat Penyakit yang dideritai

1. Membersihkan dan menyucikan jiwa dari dosa dan kesalahan.
2. Adanya ganjaran pahala sangat besar dari Allah bila bersabar.
3. Mendekatkan diri kepada Allah Taala.
4. Menjadikan Allah sebagai tempat bersandar dan berpasrah diri.
5. Membersihkan hati dari sifat angkuh dan sombong.
6. Mengangkat derajat di sisi Allah Taala.
7. Sebagai isyarat bahwa Allah menghendaki baginya kebaikan.
8. Menyadari besarnya manfaat kesehatan sebagai nikmat Ilahi.
9. Ia adalah kebaikan dan rahmat dari Allah Taala.

Selasa, 18 Maret 2014

10 Gangguan Syetan Dalam Shalat.




1. WAS WAS SAAT MELAKUKAN TAKBIRATUL IHRAM.

Saat mulai membaca takbiratul ihram "Allahu Akbar" ,ia ragu apakah takbir yang dilakukannya itu sudah sah atau belum sah.

Sehingga ia langsung mengulanginya lagi dengan membaca takbir.

Peristiwa itu terus menerus terulang,terkadang sampai imamnya hampir ruku'.

Ibnul Qayyim berkata : "Termasuk tipu daya syetan yang banyak menggangu mereka adalah was-was dalam bersuci (berwudhu) dan niat atau saat takbiratul ihram dalam shalat".

Was-was itu membuat mereka tersiksa dan tidak nyaman

2. TIDAK KONSENTRASI SAAT MEMBACA BACAAN SHALAT.

Sahabat Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam yaitu 'Utsman bin Abil 'Ash datang kepada Rasulullah dan mengadu, "Wahai Rasulullah,sesungguhnya syetan telah hadir dalam shalatku dan membuat bacaanku salah dan rancu".

Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam menjawab, "Itulah syetan yang disebut dengan Khinzib,apabila kamu merasakan kehadirannya,maka meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada ALLAH SWT,akupun melakukan hal itu dan ALLAH SWT menghilangkan gangguan itu dariku" (HR.Muslim)

3. LUPA JUMLAH RAKAAT YANG TELAH DI KERJAKAN.

Abu Hurairah r.a berkata, "Sesungguhnya Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam telah bersabda, "Jika salah seorang dari kalian shalat,syetan akan datang kepadanya untuk menggodanya sampai ia tidak tahu berapa rakaat yang ia telah kerjakan,apabila salah seorang dari kalian mengalami hal itu,hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) saat ia masih duduk dan sebelum salam,setelah itu baru mengucapkan salam" (HR.Bukhari dan Muslim)

4. HADIRNYA PIKIRAN YANG MEMALINGKAN KONSENTRASI

Abu Hurairah r.a berkata, "Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam bersabda, "Apabila di kumandangkan adzan shalat,syetan akan berlari seraya terkentut-kentut sampai ia tidak mendengar suara adzan tersebut,apabila muadzin telah selesai adzan,ia kembali lagi dan jika iqamat di kumandangkan ia berlari,apabila telah selesai iqamat,dia kembali lagi.Ia akan selalu bersama orang yang shalat seraya berkata kepadanya,ingatlah apa yang tadinya tidak kamu ingat! Sehingga orang tersebut tidak tahu berapa rakaat ia shalat" (HR.Bukhari)

5. TERGESA-GESA UNTUK MENYELESAIKAN SHALAT

Ibnul Qayyim berkata, "Sesungguhnya ketergesa-gesaan itu datangnya dari syetan,karena tergesa-gesa adalah sifat gegabah,asal dan sembrono yang menghalang-halangi seseorang untuk berprilaku hati-hati,tenang dan santun serta meletakkan sesuatu pada tempatnya,tergesa-gesa muncul karena dua perilaku buruk,yaitu sembrono dan buru-buru sebelum waktunya". Tentu saja bila shalat dalam kondisi tergesa-gesa,maka cara pelaksanaannya asal,asal mengerjakan,asal
selesai dan asal jadi.

Tidak ada ketenangan atau thu-ma'ninah.

Pada zaman Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam ada orang shalat dengan tergesa-gesa,akhirnya Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam memerintahkannya untuk mengulanginya lagi karena shalat yang telah ia kerjakan belum sah.

Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam bersabda kepadanya,"Apabila kamu shalat,bertakbirlah (takbiratul ihram).

Lalu bacalah dari Al-Qur'an yang mudah bagimu,lalu ruku'lah sampai kamu benar-benar ruku' (thuma'ninah) ,lalu bangkitlah dari ruku'sampai kamu tegak berdiri,kemudian sujudlah sampai kamu benar-benar sujud (thuma'ninah) dan lakukanlah hal itu dalam setiap rakaat shalatmu" (HR.Bukhari dan Muslim)

6. MELAKUKAN GERAKAN-GERAKAN YANG TIDAK PERLU

Dahulu ada seorang sahabat yang bermain
kerikil ketika sedang tasyahud.

Ia membolak-balikkannya.

Melihat hal itu,maka Ibnu Umar segera menegurnya selepas shalat.

"Jangan bermain kerikil ketika shalat karena perbuatan tersebut berasal dari syetan,tapi kerjakan seperti apa yang dikerjakan Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam ". Orang tersebut bertanya, "Apa yang di lakukannya? "

Kemudian Ibnu Umar meletakkan tangan kanannya diatas paha kanannya dengan jari telunjuk menunjuk ke arah kiblat atau tempat sujud.

"Demikianlah saya melihat apa yang dilakukan Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam " kata Ibnu Umar (HR Tirmidzi)

7. MENENGOK KE KANAN ATAU KE KIRI KETIKA SHALAT.

Dengan sadar atau tidak, orang tersebut menengok ke kiri atau ke kanan,itulah akibat godaan syetan penggoda.

Karena itu,setelah takbiratul ihram,pusatkan pandangan pada satu titik.

Yaitu tempat sujud.

Sehingga perhatian kita menjadi fokus dan tidak gampang dicuri oleh syetan.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a, ia berkata, "Saya bertanya kepada Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam
tentang hukum menengok ketika shalat".Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam menjawab, "Itu adalah curian syetan atas shalat seorang hamba" (HR.Bukhari).

8. MENGUAP DAN MENGANTUK

Rasulullah SAW bersabda, "Menguap ketika shalat itu dari syetan,karena itu bila kalian ingin menguap maka tahanlah sebisa mungkin" (HR Thabrani).

Dalam riwayat lain Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam bersabda,"Adapun menguap itu datangnya dari syetan,maka hendaklah seseorang mencegahnya (menahannya) selagi bisa.

Apabila ia berkata ha... berarti syetan tertawa dalam mulutnya" (HR.Bukhari dan Muslim).

9 BERSIN BERULANG KALI SAAT SHALAT.

Syetan ingin menggangu kekhusyu'an shalat dengan bersin sebagaimana yang di katakan Abdullah bin Mas'ud,"Menguap dan bersin dalam shalat itu dari syetan" (Riwayat Thabrani)

Ibnu Hajar mengomentari pernyataan Ibnu Mas'ud, "Bersin yang tidak disenangi ALLAH SWT adalah yang terjadi dalam shalat sedangkan bersin di luar shalat itu tetap disenangi ALLAH SWT,hal itu tidak lain karena syetan memang ingin menggangu shalat seseorang dengan berbagai cara"

10 TERASA INGIN BUANG ANGIN ATAU BUANG AIR.

Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam bersabda, "Apabila salah seorang dari kalian bimbang atas apa yang dirasakan di perutnya apakah telah keluar sesuatu darinya atau tidak,maka janganlah sekali-kali ia keluar dari masjid sampai ia yakin telah mendengar suara (keluarnya angin) atau mencium baunya" (HR Muslim)

Berbahagialah orang-orang muslim yang selama ini terbebas dari berbagai macam gangguan syetan dalam shalat.

Semoga kita semua di bebaskan oleh ALLAH SWT dari gangguan-gangguan tersebut dan bagi yang merasakangangguan tersebut,sebagian atau keseluruhannya, janganlah putus asa untuk berjihad melawan syetan terkutuk.

Senin, 17 Maret 2014

Penciptaan Nafsu


Allah menciptakan akal dan kemudian berfirman,”Wahai akal menghadaplah engkau.” Maka akal pun menghadap Allah, kemudian Allah berfirman,”Wahai akal berbaliklah engkau.” Lalu akal pun berbalik. Kemudian Allah berfirman, “Wahai akal siapakah aku?” Lalu akal pun menjawab, “Engkau adalah Tuhan yang menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu yang lemah.” Lalu Allah berfirman,”Wahai akal, tidak aku ciptakan makhluk yang lebih mulia dari engkau.”

Setelah itu Allah menciptakan nafsu, Allah pun berfirman, “Wahai nafsu, menghadaplah kamu.” Nafsu tidak menjawab sepatah kata pun malah mendiamkan diri. Kemudian Allah berfirman lagi, “Siapakah engkau, siapakah aku?” Lalu nafsu berkata, “aku adalah aku, engkau adalah engkau.” Setelah itu Allah menghukum nafsu selama ratusan tahun di neraka yang sangat panas!

Kemudian Allah mengeluarkannya dan berfirman, “Siapakah engkau dan siapakah aku?” Lalu nafsu berkata, “aku adalah aku, engkau adalah engkau.” Setelah itu Allah menghukum nafsu selama ratusan tahun di neraka yang sangat dingin!

Kemudian Allah mengeluarkannya dan berfirman lagi,”wahai nafsu siapa kamu?” Lalu nafsu menjawab “aku adalah aku, engkau adalah engkau.” Lalu Allah berfirman,”Masih begitu juga engkau nafsu?” Lalu Allah masukan lagi nafsu ke neraka selama ratusan tahun dan dilaparkan! Setelah itu Allah berfirman kepada nafsu,”Wahai nafsu siapa kamu?” Lalu nafsu menjawab aku adalah hamba-Mu dan Engkau adalah tuhanku. Lalu Allah berfirman “Wahai nafsu sekarang engkau masuklah bersama tubuh anak Adam”.

Nah, baik otak maupun nafsu keduanya ada di dalam tubuh kita. Nafsu itu sendiri tidak bias kita hilangkan, melainkan hanya bias kita kendalikan. Bagaimana caranya? Selain dengan cara seperti kisah diatas yaitu melaparkan nafsu atau berpuasa, kita bisa lebih mudah mengendalikan hawa nafsu dengan cara menggunakan otak kita. Ya, menggunakan otak kita!


Sabtu, 15 Maret 2014

10 Amalan Harian Penyegar Iman


1. DZIKIR PAGI SORE ..

"Dan sebutlah (nama) Rabb-mu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara diwaktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai."(Q.S. Al-A'raf : 205)

2. RUTIN SHALAT DHUHA ..

"Pada pagi hari setiap persendian kalian diwajibkan sedekah, setiap ucapan tasbih itu bernilai satu sedekah, setiap kalimat tahmid itu bernilai satu sedekah, satu ucapan tahlil bernilai satu sedekah, satu ucapan takbir bernilai satu sedekah. memerintah yang ma'ruf satu sedekah, mencegah yang mungkar satu sedekah. Dan semua itu bisa diganti dengan dua raka'at shalat dhuha."(HR. Muslim)

3. SHALAT BERJAMA'AH TEPAT WAKTU ..

"Kalau saja manusia tahu pahala panggilan shalat dan shaf awal, kemudian mereka tidak bisa mendapatkannya selain harus dengan mengundi, pasti mereka akan mengundi,"(H.R Muslim)

4. MENJAGA SHALAT RAWATIB ..

"Tidaklah seorang hamba melakukan shalat sunnah dengan ikhlas lillahi ta'ala setiap hari sebanyak 12 rakaat, melainkan pasti Allah akan membangunkan rumah di jannah."(H.R.Muslim)

5. MEMBACA AL QURAN ..

"Bacalah al Qur'an karena sesungguhnya al qur'an akan datang sebagai pemberi syafaat bagi sahabatnya (orang yang rajin qira'ah qur'an)." (H.R. Muslim)

6. BERUSAHA DALAM KONDISI SUCI ..

"Sesiapa yang berwudhu' dan membaguskan wudhu'nya, kesalahan-kesalahannya akan keluar dari jasadnya, bahkan sampai keluar dari ujung-ujung kukunya." (H.R. Muslim)

7. SEDEKAH HARIAN ..

"Seorang lelaki datang menemui rasulullah shalallahu alaihi wasallam dan bertanya,"Wahairasulullah, sedekah apa yang paling utama?"

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menjawab,"Bersedekahlah saat kau dalam kondisi sehat,kikir, takut miskin, dan sedang berharap menjadi kaya, tidak menunda sampai nyawa sampai di tenggorokan baru kau berkata,"Aku sedekahkan ini untuk si fulan segini," padahal itu sudah menjadi bagian si fulan(ahli warisnya) (H.R. Bukhari)

8. MEMBACA BUKU ..

"Katakanlah(wahai Muhammad) adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?"(Q.S. Az-Zummar)

9. ISTIGHFAR MINIMAL 100X ..

"Demi Allah, aku selalu beristighfar dan bertaubat kepada-Nya lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari."(H.R.Muslim)

10. WITIR SEBELUM TIDUR ..

"Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata,"Kekasihku (rasulullah shalallahu alaihi wasalla) mewasiatkan padaku agar melaksanakan shaum tiga hari setiap bulan, dua rakaat dhuha dan shalat witir sebelum tidur."(muttafaq alaih)

Jumat, 21 Februari 2014

Arti Gerakan Shalat


1. Lepaskan Sandal: Lepaslah Dunia Anda

2. Allahu'akbar: Tidak Ada Yang Lebih Besar Dari Allah

3. Mengangkat Kedua Tangan: Lemparkan Segala Beban Ke Belakang

4. Berdiri: Anda Sedang Berdiri Menghadap Allah

5. Tangan Kanan Diatas Kiri: Bersikap Sopanlah Di Hadapan Allah

6. Rukuk: Bungkukkan Diri Anda Untuk Allah Saja Dan Tundukkan Hati Anda Bersamanya

7. Berdiri Dari Rukuk: Segala Puji Bagi Allah Yang Menjadikan Punggung Tegak Kembali

8. Sujud: Letakkan Bagian Tubuh Anda Yang Paling Terhormat "Wajah" Anda Pada Tempat Yang Paling Rendah Di Bumi "Tanah". Ingatlah Bahwa Anda Berasal & Kembali Ke Tanah

9. Duduk Lalu Sujud: Bersimpuhlah Untuk Allah Dan Sujudlah Kembali, Sebab Sujud Tak Cukup Sekali

10. Tasyahud: Salam Sejahtera, Shalawat, Dan Segala Yang Baik Adalah Milik Allah. Rasakan Keagungan Allah Ketika Itu

12. Salam Kekanan: Tujukan Kepada Malaikan Pencatat Kebaikan

13. Salam Kekiri: "Hai Malaikat Disebelah Kiri, Aku Sudah Bertaubat" Ucapkan Dalam Hati.


Kamis, 19 Desember 2013

Godaan Wanita Lebih Dahsyat Di banding Godaan Setan





Allah ta’ala berfirman tentang godaan wanita,

إِنَّ كَيْدَكُنَّ عَظِيمٌ...

“Sesungguhnya godaan kalian wahai para wanita begitu besar.” [Yusuf: 28]

Allah ta’ala berfirman tentang godaan setan,

إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

“Sesungguhnya godaan setan itu lemah.” [An-Nisa: 76]

Asy-Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syinqithi rahimahullah berkata,

هَذِهِ الْآيَةُ الْكَرِيمَةُ إِذَا ضُمَّتْ لَهَا آيَةٌ أُخْرَى حَصَلَ بِذَلِكَ بَيَانُ أَنَّ كَيْدَ النِّسَاءِ أَعْظَمُ مِنْ كَيْدِ الشَّيْطَانِ

“Ayat yang mulia ini (An-Nisa: 76), apabila dipadukan dengan ayat yang lain (Yusuf: 28), maka hasilnya adalah penjelasan bahwa GODAAN WANITA lebih dahsyat dibanding GODAAN SETAN.” [Adhwaul Bayan fi Idhahil Qur’an bil Qur’an, 2/217]

Asy-Syaikh AbdurRahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata,

والكيد: سلوك الطرق الخفية في ضرر العدو، فالشيطان وإن بلغ مَكْرُهُ مهما بلغ فإنه في غاية الضعف

“Godaan yang dimaksud adalah menempuh cara-cara yang samar dalam membahayakan musuh. Maka setan, meskipun godaannya telah sedemikian rupa namun ia sangat lemah.” [Taysirul Karimir Rahman, hal. 187]

Sungguh dahsyat godaan wanita, walaupun setan sudah mengerahkan segenap “POTENSI” yang ada pada dirinya untuk menyesatkan anak Adam, tetapi ternyata godaannya tidak bisa menyamai, apalagi lebih dari godaan wanita. Namun sayang, ternyata setan pun bisa memanfaatkan wanita sebagai SENJATAnya.

Rasulullah shallallahu’ala­ihi wa sallam bersabda,

الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ، وَإِنَّهَا إِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ، وَإِنَّهَا أَقْرَبُ مَا يَكُونُ إِلَى اللَّهِ وَهِيَ فِي قَعْرِ بَيْتِهَا

“Wanita adalah AURAT, dan apabila ia keluar dari rumahnya maka setan akan menghiasinya, dan sesungguhnya seorang wanita lebih dekat kepada Allah ta’ala ketika ia berada di dalam RUMAHnya.” [HR. At-Tirmidzi & Ath-Thabarani, dan lafaz ini milik beliau, dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu’an­hu, Ash-Shahihah 2688]